"a life doesn't look for a true or false"
Sebuah kalimat yang aku sendiri tak mengerti maksudnya. Hidup memang terlalu abstrak untuk diartikan. Hidup terlalu membingungkan. Semua terlanjur abstrak untuk dapat diterangkan. Bahkan nasihat dari siapapun tak akan bisa menyelesaikan keruwetan masing-masing individu.
Life isn't clear for me. Baru-baru ini sebuah pembelajaran datang padaku. Ketika dihadapkan pada kebenaran, namun harus ku telan sendiri. Kebenaran yang jika ku ungkapkan akan membuat masalah baru. Lalu, apakah aku harus memendam dalam-dalam kenyataan itu?
The truth will becoming a fault when the time isn't right yet.
Ini jawabnya. Kebenaran hanya akan menjadi kesalahan bila waktunya belum tepat untuk diungkapkan. Waktu yang tepat? Kapan? Lihat dan rasakan. Ini jawaban kedua. Dan hidup yang akan memberi jawaban-jawaban selanjutnya. Pengalaman yang didapat dari kesalahan-kesalahan yang akan jadi perantaranya.
But, you won't be able to be a wise if you learn it by your own fault. Your time isn't enough to make all the fault by your self. Just silent and listen so you will hear much more, understand more and more, becoming wise the most.
